Berita Liputan Media

LIPI: Prakondisi new normal belum dibangun bersama1 min read

June 22, 2020 < 1 min read

author:

LIPI: Prakondisi new normal belum dibangun bersama1 min read

Reading Time: < 1 minute

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menilai, pemerintah belum melakukan prakondisi bersama seluruh elemen masyarakat dalam menerapkan ketentuan terkait kenormalan baru (new normal) di tengah pandemi coronavirus baru (Covid-19).

“Kenormalan baru menuntut sikap untuk lebih tangkas dan adaptif, meskipun prakondisi belum dibangun bersama,” ujar peneliti utama LIPI, Siti Zuhro.Karenanya, pemerintah didesak menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat terkait kenormalan baru, khususnya dalam mengakses layanan publik. Pangkalnya, mayoritas dilakukan secara langsung.

“Peralihan menuju kenormalan baru perlu dibarengi dengan memberi edukasi serta sosialisasi secara masif kepada seluruh elemen masyarakat yang akan mengakses layanan publik secara online,” jelas Wiwiek, sapaannya, melansir situs web LIPI.

Sementara itu, peneliti Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, Rusli Cahyadi, menyatakan, bukan perkara mudah agar masyarakat patuh terhadap anjuran pemerintah terkait kenormalan baru. Banyak faktor memengaruhinya.

“Isu ketidakadilan sosial, isu budaya, dan isu polarisasi sosial politik dalam banyak kasus di Indonesia ikut berperan menentukan sukses atau tidaknya di level masyarakat dalam transisi ini,” paparnya.

Dirinya melanjutkan, beberapa kebijakan pemerintah membingungkan masyarakat. Dicontohkannya dengan pelonggaran sejumlah sektor saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB), seperti di bidang transportasi.

“Masyarakat berharap ada ketegasan berupa sanksi bagi para pelanggar kebijakan karantina wilayah dengan melahirkan payung hukum yang jelas dan tegas,” tandasnya.

https://www.alinea.id/nasional/lipi-prakondisi-new-normal-belum-dibangun-bersama-b1ZOH9vgP

Credit Pic : Home vector created by pikisuperstar – www.freepik.com

Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *