Reading Time: < 1 minute

KEPENDUDUKAN LIPI
VISI

Menjadi lembaga ilmu pengetahuan berkelas dunia yang mendorong terwujudnya kehidupan
bangsa yang adil, cerdas, kreatif, inegratif, dan dinamis
yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang humanis
MISI

- Berkontribusi dalam kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan terkait dinamika penduduk dan lingkungan.
- Pengembangan kegiatan penelitian terkait dinamika penduduk dan lingkungan untuk aplikasi pembangunan.
- Pengembangan kompetensi tenaga peneliti dan staf penunjang.
- Peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana lembaga.
TENTANG KEPENDUDUKAN LIPI

#MencatatCOVID-19

Slide Slide Slide Slide

Kajian Kependudukan

Pemberdayaan Masyarakat Pesisir

Kamis, 4 Maret 2021, tim PRN Pendidikan, Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, berkunjung ke KWN Fatimah Az-zahra, Makassar, Sulawesi Selatan, yang didirikan oleh Ibu...

March 22, 2021 2 min


Something is wrong.
Instagram token error.

kependudukanlipi

Follow
Load More


Facebook Kependudukan LIPI

#HariBukuSedunia #WorldbookDay #bukubarukpg

Pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan yang tidak dikelola dengan baik ditambah dengan dampak dari perubahan iklim berimplikasi pada meningkatnya frekuensi bencana banjir dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penduduk perdesaan yang kehidupan dan penghidupannya bergantung pada kondisi sumber daya alam dan lingkungan akan sangat terpengaruh oleh kondisi ini. Oleh karenanya, resiliensi sangat diperlukan untuk keberlanjutan kehidupan dan keberlangsungan penghidupan.

Kapasitas dalam bentuk sumber daya yang dimiliki penduduk serta dukungan kebijakan maupun program akan menentukan tingkat resiliensi penduduk. Berbagai kerangka atau model telah dikembangkan menyeseuaikan konteks sistem sosial ekologi, misalnya the disaster resilience of place atau model DROP, community based resilience analysis atau CoBRA. Beberapa model yang dikembangkan telah menekankan pentingnya dukungan kebijakan dan program dalam mendukung terciptanya resiliensi. Namun, berbagai model dan kerangka terdahulu belum sepenuhnya dapat menjawab permasalah penting, seperti: 1)bagaimana tingkatan resiliensi penduduk yang lebih spesifik?; 2) apa bentuk dukungan kebijakan dan program yang spesifik sesuai dengan kebutuhan dan tingkatan resiliensi?

Selengkapnya tulisan Ali Yansyah Abdurrahim, Deny Hidayati, Intan Adhi Perdana Putri, Herry Yogaswara dan Ari PS Prasojo dapat dibaca dalam buku berjudul ‘Resiliensi Penduduk Menghadapi Perubahan Lingkungan yang Berdampak pada Bencana’ terbitan Yayasan Pustaka Obor Indonesia – Pusat Penelitian Kependudukan LIPI.

Buku dapat dipesan di @pustakaobor_id

#LIPI #Kependudukan #Buku
See MoreSee Less

View on Facebook

Bumi yang kita pijak perlu dijaga dan disayangi. Agar bumi menjadi tempat yang aman dan ramah bagi kita saat ini dan bagi anak-cucu di masa depan.

Selamat Hari bumi 2021
Restore Our Earth
Mari Pulihkan Bumi Kita

#Lipi #kependudukan #haribumi2021 #EarthDay2021
See MoreSee Less

View on Facebook

Semenjak dahulu kemajuan perempuan itu menjadi pasal yang penting dalam usaha memajukan bangsa. Kecerdasan pikiran bumiputra tiada akan maju dengan pesatnya, bila perempuan itu ketinggalan dalam usaha itu. Perempuan jadi pembawa peradaban. (RA Kartini dalam Habis Gelap Terbitlah Terang)

Selamat Hari Kartini 2021

#Lipi #kependudukan #harikartini
See MoreSee Less

View on Facebook

#Repost @lipi.press
・・・
KNOWLEDGE SHARING DAN BEDAH BUKU: INTOLERANSI DAN POLITIK IDENTITAS KONTEMPORER DI INDONESIA

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, kita sering mendengar adanya peningkatan kasus intoleransi dan radikalisme dalam ruang-ruang sosial kehidupan bermasyarakat sehari-hari yang mengatasnamakan isu primordial, seperti agama dan etnis.

Konservatisme dalam pandangan keagamaan yang berlebihan cenderung mengarah pada intoleransi dan pada tingkat yang lebih tinggi menjadi radikalisme. Hal ini ditandai dengan menguatnya narasi-narasi negatif, baik di media massa maupun media sosial, mengenai sentimen primordial keagamaan.

Mudah saja jika kita mengasumsikan bahwa konflik semata terjadi karena kesalahpahaman antarkelompok, atau sebagai akibat dari kesenjangan ekonomi yang menimbulkan kecemburuan sosial. Padahal, yang sebenarnya terjadi tidaklah sesederhana itu. Lantas bagaimana upaya kita untuk menciptakan ruang yang toleran di Indonesia?

Melalui kegiatan Knowledge Sharing dan Bedah Buku Intoleransi dan Politik Identitas Kontemporer di Indonesia, LIPI Press mengajak masyarakat berdiskusi langsung bersama pakar dan peneliti di bidangnya.
Menghadirkan 3 narasumber pakar:
1. Prof. (ris.) Cahyo Pamungkas, Ph.D. (Peneliti, P2 Kewilayahan LIPI)
2. Anggi Afriansyah, M.Si. (Peneliti, P2 Kependudukan LIPI)
3. Dr. Alexander R. Arifianto (Peneliti, S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University)

Kamis, 22 April 2021
09.00–12.00 WIB
Zoom Meeting
Meeting ID : 984 0618 8096
Passcode : 123456

Jangan sampai ketinggalan, ya, dan dapatkan sertifikat elektronik gratis!

Mau baca bukunya? langsung klik tautan e-book berikut: s.id/BukuIntoleransi

#knowledgesharing #bedahbuku #Lipi #LIPIPress #SahabatLIPI
See MoreSee Less

View on Facebook

NOW #LiveOnYouTube

Social Justice and Urban Research: Learning from Cities in Indonesia by Dr. Rita Padawangi, Associate Professor (Sociology), Centre for University Core, Singapore University of Social Sciences

youtu.be/shhXcaXMRIc
See MoreSee Less

View on Facebook

The COVID-19 pandemic has brought a strange effective global social situation, everything changes, death tolls increase, health system even the best in the world was paralyzed. Most governments in Asia such as in Indonesia watch with fear, with the existing minimal health system, and 250 million populations, haunted the communities. As an effect of stigmatized behavior grows, individuals and communities refuse the health assistants. In an extreme case, some people dig the corpse of the burial. This has never happened before, especially since doctors and nurses are perceived as noble and ranked best in social status. People also give homage to dead bodies, even for somebody we have not known, the passing by corpses are given special treatment in traffic and transportation. The stigma grows differently with the common understanding of stigma.

Read more latest proceeding from Widjajanti M Santoso, Sri Sunarti Purwaningsih, Nina Widyawati, Ade Latifa, researcher from @pmblipi & @kependudukanlipi , with tittle ‘Pandemic and Stigma COVID-19 in Indonesia’:

www.atlantis-press.com/proceedings/icospolhum-20/125951810

#LIPI #Kependudukan #Publikasi #Prosiding
See MoreSee Less

View on Facebook

Seputar Kegiatan PPK


#HariBukuSedunia #WorldbookDay

#BukuBaru

‘Resiliensi Penduduk Menghadapi Perubahan Lingkungan yang Berdampak pada Bencana’ terbitan Yayasan Pustaka Obor Indonesia – Pusat Penelitian Kependudukan LIPI.

Buku dapat dipesan di @pustakaobor_id

#LIPI #Kependudukan #Buku

Bumi yang kita pijak perlu dijaga dan disayangi. Agar bumi menjadi tempat yang aman dan ramah bagi kita saat ini dan bagi anak-cucu di masa depan.

Selamat Hari bumi 2021
Restore Our Earth
Mari Pulihkan Bumi Kita

#LIPI #Kependudukan #HariBumi2021 #EarthDay2021

“Dari dahulu kemajuan perempuan itu menjadi pasal yang penting dalam usaha memajukan bangsa. Kecerdasan pikiran bumiputra tiada akan maju dengan pesatnya, bila perempuan itu ketinggalan dalam usaha itu. Perempuan jadi pembawa peradaban.”

Selamat #harikartini

#SahabatLIPI, ayo ikuti Knowledge Sharing dan Bedah Buku Intoleransi dan Politik Identitas Kontemporer di Indonesia!

Jangan sampai ketinggalan dan dapatkan sertifikat elektronik gratis!

Mau baca bukunya? langsung klik tautan e-book berikut: https://s.id/BukuIntoleransi

NOW #LiveOnYouTube

Social Justice and Urban Research: Learning from Cities in Indonesia by Dr. Rita Padawangi, Associate Professor (Sociology), Centre for University Core, Singapore University of Social Sciences

https://youtu.be/shhXcaXMRIc

Load More…