Latar Belakang

Pusat Penelitian Kependudukan (PPK-LIPI) merupakan salah satu dari lima pusat penelitian di bawah Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (IPSK-LIPI). Pada awal berdirinya tahun 1969, merupakan bagian dari Lembaga Ekonomi dan Kemasyarakatan Nasional (LEKNAS), dengan sebutan Pusat Studi Kependudukan (PSK). Pada tanggal 1 April 1987, PSK-LEKNAS menjadi Pusat Penelitian Kependudukan dan Ketenagakerjaan (PPT), di bawah Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK-LIPI). Dengan adanya reorganisasi di LIPI pada tahun 2001, berdasarkan Keputusan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor 1151/M/2001 PPT dirubah menjadi Pusat Penelitian Kependudukan (PPK). Dalam struktur organisasi baru ini, cakupan bidang studi PPK-LIPI menjadi lebih luas, meliputi Bidang Kependudukan, Bidang Ketenagakerjaan dan Bidang Ekologi Manusia.

Sebagai salah satu lembaga penelitian bidang kependudukan, selama ini telah ikut serta dalam kancah persaingan yang kompetitif dengan lembaga penelitian lainnya khususnya lembaga penelitian kependudukan dalam melakukan penelitian maupun kajian-kajian kependudukan. Keberadaannya serta kiprahnya di dunia penelitian dan pengkajian tidak luput dari isu dan permasalahan globalisasi yang terus menerus dan secara cepat berubah dan berpengaruh terhadap perkembangan penduduk. Permasalahan dan isu-isu kependudukan menjadi sangat penting dalam menyikapi perkembangan di dunia ini.

 

Tugas Pokok dan Fungsi

Mengacu kepada Tugas dan Fungsi LIPI, berdasarkan Keputusan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor: 1151/M/2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia pasal 256, Pusat Penelitian Kependudukan-LIPI mempunyai tugas : "Melaksanakan penyiapan bahan rumusan kebijakan, penyusunan pedoman, pemberian bimbingan teknis, penyusunan rencana dan program, pelaksanaan penelitian bidang kependudukan serta evaluasi dan penyusunan laporan."

Untuk menyelenggarakan tugas tersebut di atas, PPK-LIPI mempunyai fungsi :
1) Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis penelitian kependudukan;
2) Penyusunan pedoman pembinaan dan pemberian bimbingan teknis penelitian kependudukan
3) Penyusunan rencana dan program, dan pelaksanaan penelitian kependudukan;
4) Pemantauan pemanfaatan hasil penelitian kependudukan;
5) Pelayanan jasa ilmu pengetahuan dan teknologi kependudukan;
6) Evaluasi dan penyusunan laporan penelitian kependudukan;
7) Pelaksanaan urusan tata usaha.


Bidang dan Fokus Penelitian
Tugas-tugas tersebut dilaksanakan oleh masing-masing bidang yang terdapat dalam struktur organisasi Pusat Penelitian Kependudukan, yang penjabarannya adalah sebagai berikut:


1.   Bidang Kependudukan
Mengerjakan dan menyusun pedoman, pemberian bimbingan teknis penelitian, penyusunan rencana dan program, pelaksanaan penelitian, pemantauan pemanfaatan, evaluasi dan penyusunan laporan hasil penelitian bidang kependudukan.


2.   Bidang Ketenagakerjaan
Mengerjakan dan menyusun pedoman, pemberian bimbingan teknis penelitian, penyusunan rencana dan program, pelaksanaan penelitian, pemantauaan pemanfaatan, evaluasi dan penyusunan laporan hasil penelitian bidang ketenagakerjaan.


3.   Bidang Ekologi Manusia
Mengerjakan dan menyusun pedoman, pemberian bimbingan teknis penelitian, penyusunan rencana dan program, melaksanakan penelitian, pemantauan pemanfaatan, evaluasi dan penyusunan laporan hasil penelitian bidang ekologi manusia.


4.   Bidang Tata Operasional
Melaksanakan penyiapan kerjasama penelitian, dokumentasi dan informasi. Dalam melaksanakan tugas-tugas tersebut di atas, Bidang Tata Operasional mempunyai fungsi:

  • Penyiapan bahan penyusunan dan pelaksanaan program kerjasama penelitian Pusat Penelitian Kependudukan;
  • Pengumpulan, pengolahan, dan penyajian data informasi, penyebarluasan hasil penelitian Pusat Penelitian Kependudukan dan dokumentasi, serta pengelolaan perpustakaan.


Bidang Tata Operasional terdiri dari:
a) Sub-Bidang Kerjasama : melakukan penyiapan bahan penyusunan dan pelaksanaan program kerjasama penelitian Pusat Penelitian Kependudukan.
b) Sub-Bidang Dokumentasi dan Informasi : melakukan pengumpulan, pengolahan, penyajian data dan informasi, penyebarluasan hasil-hasil penelitian Pusat Penelitian Kependudukan, dokumentasi, serta pengelolaan perpustakaan dan website.

5.   Sub Bagian Tata Usaha
Melakukan urusan kepegawaian, keuangan, tata persuratan dan kearsipan, perlengkapan, serta rumah tangga.

 Sarana
Untuk mendukung kegiatan dokumentasi dan informasi, PPK-LIPI memiliki sarana:
• Perpustakaan
Berisi buku-buku yang berhubungan dengan isu kependudukan, ketenagakerjaan dan lingkungan serta isu-isu sosial lainnya, baik dari dalam maupun luar negeri. Selain buku-buku, perpustakaan ini juga menyediakan majalah dalam dan luar negeri serta surat kabar yang dilanggan secara aktif. Perpustakaan ini merupakan perpustakaan untuk menunjang kegiatan penelitian di bidang kependudukan dan bidang lainnya yang terkait (working library).


•  Pusat Komputer
Berisi sarana dan prasarana pengolahan dan penyimpanan data dan informasi dengan kapasitas cukup besar. Data dan informasi tersebut berasal dari hasil penelitian PPK-LIPI maupun data survei nasional BPS seperti Sensus Penduduk, Supas, Susenas dan Sakernas.

 

PPK LIPI on Twitter

Go to top