Berdasarkan Perka LIPI no 1 tahun 2014, kedudukan, tugas, fungsi, dan tata kerja diatur pada Pasal 298, bahwa P2 Kependudukan mempunyai tugas “melaksanakan penelitian di bidang kependudukan”. Selanjutnya, Pasal 299 dari peraturan yang sama mengatur secara rinci fungsi dari P2 Kependudukan, yaitu:

  1. Penyusunan kebijakan teknis, rencana, dan program penelitian di bidang kependudukan;
  2. Penelitian di bidang kependudukan;
  3. Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan penelitian di bidang kependudukan; dan
  4. Pelaksanaan urusan tata usaha.

Penetapan tugas dan fungsi P2 Kependudukan tersebut sebagai salah satu untuk mendukung visi dan misi LIPI, yaitu visinya "Menjadi lembaga ilmu pengetahuan berkelas dunia yang mendorong terwujudnya kehidupan bangsa yang adil, cerdas, kreatif, inegratif, dan dinamis yang didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi yang humanis"

Sedangkan visi LIPI adalah sebagai berikut:

  1. Menciptakan great science (ilmu pengetahuan berdampak penting) dan invensi yang dapat mendorong inovasi dalam rangka meningkatkann daya saing perekonomian nasional;
  2. Mendorong peningkatan pemanfaatan pengetahuan dalam proses penciptaan good governance dalam rangka memantapkan NKRI;
  3. Turut serta dalam proses pencerahan kehidupan masyarakat dan kebudayaan berdasarkan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan dan kaidah etika keilmuan;
  4. Memperkuat peran Indonesia (yang didukung ilmu pengetahuan) dalam pergaulan internasional;
  5. Memperkuat infrastruktur kelembagaan (penguatan manajemen dan sistem)

 Dalam melaksanakan tugas fungsinya sebagai lembaga penelitian dibawah Lembaga Pemerintah Non Kementrian, Pusat Penelitian Kependudukan – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mempunyai Visi yang searah dengan Visi LIPI dan Kedeputian IPSK. Visi yang dikembangkan tataran satker adalah sebagai simbol dari semangat untuk melakukan perubahan dan yang menjadi terbaik dalam isu kependudukan.

Visi P2 Kependudukan: Menjadi lembaga penelitian yang kompeten dan mandiri dalam pengembangan ilmu kependudukan dan aplikasinya yang humanistik

Kata kunci dalam visi P2 Kependudukan ini adalah ‘kompeten’, ‘mandiri’ dan ‘ilmu tentang kependudukan’. Makna dari kata-kata tersebut adalah:

Kompeten: mampu melaksanakan tugas dan fungsinya, ditunjang sarana-prasarana dan sumberdaya manusia dengan hasil yang berkualitas, sehingga menjadi acuan dalam ilmu dan aplikasinya; mampu bersaing dengan lembaga penelitian sejenis serta mendapat kepercayaan pelanggan dan pemangku kepentingan (stakeholders).

Mandiri: mandiri dalam menentukan fokus kegiatan; menyampaikan hasil riset/kajian serta mengatur manajemen sumberdaya internal.

Ilmu tentang Kependudukan: Kajian antar (inter) dan lintas disiplin (transdiscipline) tentang dinamika penduduk dan lingkungan meliputi reproduksi penduduk, mobilitas penduduk dan produktivitas penduduk.

Dengan demikian, visi tersebut mempunyai makna P2 Kependudukan harus menjadi lembaga yang:

  1. Mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas untuk pengembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan para pihak terkait hasil penelitian kependudukan dan para pemangku kepentingan (stakeholders).
  2. Mendapat kepercayaan pihak pengguna hasil penelitian dan pemangku kepentingan (stakeholders).
  3. Mampu mengembangkan potensi lembaga sesuai dengan kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan pelanggan dan pemangku kepentingan (stakeholders).

Untuk mewujudkan visi tersebut serta berpedoman pada pengertian-pengertian di atas, serangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan yang merupakan misi jangka panjang P2 Kependudukan adalah:

  1. Berkontribusi dalam kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan terkait dinamika penduduk dan lingkungan.
  2. Pengembangan kegiatan penelitian terkait dinamika penduduk dan lingkungan untuk aplikasi pembangunan.
  3. Melakukan analisa kritis (critical analisis) dalam rangka merespon permasalahan terkait isu dinamika penduduk dan lingkungan.
  4. Pengembangan kompetensi tenaga peneliti dan staf penunjang.
  5. Peningkatan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana lembaga.

Merujuk pada tema payung Program Kedeputian Bidang IPSK 2016-2019, yaitu “Transformasi Sosial Era Globalisasi: Penguatan Demokrasi dan Identitas Budaya serta Data Saing Penduduk dan Ekonomi”, maka satker P2 Kependudukan melalui Rencana Kerja Implementatif (RKI) kemudian masih melaksanakan sejumlah kegiatan penelitian pada tahun 2018 dengan tema payung berjudul: “Daya Saing Penduduk Menuju Ketahanan Bangsa.” Telah disebutkan sebelumnya bahwa pemilihan tema ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi lembaga dalam pengembangan dan pemahaman tentang isu daya saing penduduk menuju stabilitas dan kesejahteraan bangsa dan juga bertujuan untuk memperkuat identitas Kedeputian Bidang IPSK. Berdasarkan tema payung tersebut, maka satker P2 Kependudukan yang terdiri dari empat kelompok penelitian (cluster) kemudian melakukan 9 kegiatan penelitian untuk tahun anggaran 2018 dengan pembagian judul sebagai berikut:

Screenshot_2019-11-08_at_20.57.13.png

Kata kunci dari tema payung kegiatan penelitian di satker P2 Kependudukan adalah ‘penduduk berdaya saing’. Kata kunci ini dinilai sejalan dengan berbagai permasalahan yang masih dihadapi Indonesia saat ini, antara lain kualitas kependudukan yang masih relatif rendah, semakin meningkatnya penduduk yang terpapar dengan perubahan lingkungan namun kesiapsiagaannya terbatas, penduduk usia produktif meningkat akan tetapi kualitasnya rendah dan terjadinya perubahan pola mobilitas penduduk yang membawa dampak pada daya saing daerah. Diperlukan upaya pemahaman secara komprehensif dan mendalam terhadap berbagai persoalan tersebut khususnya yang berkaitan dengan aspek kependudukan. Globalisasi diperkirakan membawa pengaruh cukup mendasar terhadap sendi-sendi kehidupan penduduk, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Penduduk atau SDM yang berkualitas dan berdaya saing menjadi kunci untuk memenangkan persaingan global. Sebaliknya negara yang tidak siap menghadap arus globalisasi cenderung mengalami goncangan. Sejalan dengan pengaruh globalisasi tersebut, 4 aspek kependudukan menjadi fokus kajian penelitian di P2 Kependudukan dalam kurun waktu 2016-2019 untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai kualitas penduduk, yaitu sbb: peran keluarga, resiliensi penduduk dan perubahan lingkungan, daya saing tenaga kerja dan dinamika mobilitas penduduk. Maka sejalan dengan hal tersebut, berikut adalah lima program penelitian di P2 Kependudukan sesuai dengan rencana 2016-2019.

powered by social2s
Go to top