#catatanpeneliti Ketika menjadi moderator pada acara Forum Ketenagakerjaan Indonesia tahun 2013 di Surabaya saya sempat bertanya kepada Dr.Alviani, Ekonom Indonesia, mengenai pendapatnya tentang BPJS Kesehatan yang gencar disosialisasikan oleh pemerintah. Alviani mengkhawatirkan akan terjadi DEFISIT karena banyaknya orang sakit/tidak sehat di Indonesia.

Kondisi tersebut sangat relevan hingga sekarang, dalam diskusi dengan beberapa narasumber diperoleh kesimpulan pentingnya program-program pendamping seperti: promosi intensif program K-3 (keselamatan kerja), program bantuan transportasi pekerja, program bantuan pangan. Program ini diharapkan dapat  mengurangi frekuensi kecelakaan kerja karena kasus kecelakaan kerja di Indonesia cukup tinggi.

(Dr. Andy Ahmad Zaelani, Peneliti di Pusat Penelitian Kependudukan LIPI)

Salah_satu_hunian_sementara_yang_sudah_rusak_sebelum_selesai_dibangun_dan_dihuni._Foto_diambil_pada19_Desember_2018_INY_1_copy.jpg

FOTO : Pak Gimin, seorang pengrajin tas anyam yang bekerja berjam-jam yang kadang harus menahan kantuk.  Risiko kerja tangan bisa terluka ketika potong kayu/bambu (foto: Fuat&enum)

powered by social2s
Go to top