Hari ini beberapa wilayah di Indonesia mengadakan Simulasi Siaga Bencana yang ditandai dengan adanya alarm yang membuat warga berhamburan keluar ruangan. Situasi genting tersebut merupakan gambaran dari simulasi kesiapsiagaan bencana dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019.

Sejak tahun 2017, BNPB telah menginisiasi lahirnya Hari Kesiapsiagaan Bencana, untuk menumbuhkan  budaya sadar bencana. Tema  Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019 yang dicanangkan oleh @BNPB adalah ;“Perempuan Sebagai Guru Siaga Bencana, Rumah Menjadi Sekolahnya”. Dengan adanya Hari Kesiapsiagaan Bencana, diharapkan bisa membudayakan latihan secara terpadu, terencana dan berkesinambungan guna meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana. 

Deny Hidayati, Peneliti LIPI, menilai bencana yang bertubi-tubi menimpa Indonesia dan memakan banyak korban jiwa merupakan alarm agar kesiapasiagaan masyarakat Indonesia menghadapi bencana harus ditingkatkan.

Kesiapsiagaan terhadap bencana di mana pun menjadi sangat penting. Termasuk di daerah wisata, ketika banyak wisatawan berlibur. Wisatawan yang sedang berada di daerah wisata juga harus membekali diri dengan pengetahuan mengenai bencana yang dapat terjadi di wisata.

Puji Hastuti dan Nurida Maulidia, peneliti LIPI, dalam tulisannya yang berjudul ‘Wisatawan Tanggap Becana’ menuliskan bahwa keselamatan wisatawan merupakan prioritas bersama, sehingga  pengelolaan risiko bencana harus dilakukan secara  terencana.

Selamat Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019

26_April_2019.png

powered by social2s
Go to top