Diskusi Policy Paper Pertanian dengan Bappenas

Peliput: Puguh Prasetyoputra*

 

Pada hari Senin, tanggal 29 Mei 2017, Tim Penelitian “Modernisasi dan Krisis Regenerasi Petani di Perdesaan” menggelar diskusi terbatas dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Diskusi yang berlangsung hanya sehari ini bertempat di Ruang Rapat Besar Lt. 10 Gedung Widya Graha LIPI.

Penelitian “Modernisasi dan Krisis Regenerasi Petani di Perdesaan” telah memasuki tahun ketiga, maka pada tahun ini tim akan merumuskan kertas kebijakan untuk membantu memperbaiki kebijakan terkait pertanian di Indonesia. Agar arah perumusannya tepat dan bermanfaat bagi kebijakan pertanian di Indonesia, maka Tim mengundang beberapa pakar dari Bappenas, yaitu Uke Mohammad Hussein, S.Si, MPP (Direktur Tata Ruang dan Pertanahan) dan Drs. Sumedi Andono Mulyo, MA, PhD (Direktur Daerah Tertinggal, Transmigrasi, dan Perdesaan), serta beberapa undangan lainnya yang berhalangan untuk hadir. Selain itu, diskusi ini tentunya dihadiri oleh Tim Penelitian yang terdiri dari Vanda Ningrum (koordinator), Dewi Harfina, Amorisa Wiratri, dan Puguh Prasetyoputra.

Diskusi dimulai dengan presentasi tentang draf kertas kebijakan oleh Puguh Prasetyoputra dengan judul “Meningkatkan Peran Pemuda dalam Kebijakan Pertanian Modern.” Puguh memulai dengan mengemukakan kondisi ketenagakerjaan pertanian di dunia dan Indonesia. Petani di Indonesia sangat bergantung pada negara dan pasar untuk faktor produksi dan pemasaran. Selain itu, keterbatasan lahan juga menjadi masalah klasik pertanian. Untuk itu, Tim ini telah mengidentifikasi model-model kebijakan yang sudah ada dan mengusulkan sebuah model pertanian untuk pemuda. Diskusi ini kemudian ditutup dengan masukan dari kedua narasumber pakar dan membicarakan kemungkinan diskusi lanjutan untuk memperbaiki kertas kebijakan.

 

*) Peneliti Junior di Pusat Penelitian Kependudukan LIPI

Terpopuler

PPK LIPI on Twitter

Go to top

Artikel terkait